Corinthians
Sport Club Corinthians Paulista: Sang Raksasa Rakyat dari São Paulo
Pendahuluan
Sejarah Berdirinya Corinthians
Corinthians didirikan pada 1 September 1910 oleh sekelompok pekerja kereta api dan buruh jalanan di wilayah Bom Retiro, São Paulo. Nama “Corinthians” terinspirasi dari klub amatir Inggris, Corinthian FC, yang pada saat itu sedang melakukan tur di Brasil.
Tidak seperti banyak klub Brasil yang lahir dari kalangan elite, Corinthians lahir dari rakyat jelata. Identitas ini melekat kuat hingga hari ini dan menjadi alasan mengapa klub ini memiliki dukungan massal yang luar biasa.
Identitas Klub
Logo Corinthians adalah salah satu yang paling ikonik, menampilkan jangkar dan dua remos yang melambangkan asal-usul klub sebagai bagian dari budaya jalanan dan kelompok pekerja São Paulo.
Budaya dan Suporter
Corinthians memiliki basis suporter raksasa, yang dikenal sebagai Fiel Torcida (Suporter Setia). Mereka adalah salah satu kelompok suporter paling berpengaruh dan paling loyal di Brasil. Lagu, koreografi, dan atmosfer pertandingan Corinthians terkenal di seluruh dunia.
“Corinthians tidak memiliki fans, Corinthians memiliki bangsa.”
Inilah ungkapan yang menggambarkan besarnya dukungan untuk klub ini.
Perjalanan Sejarah dan Era Keemasan
Era Awal (1910–1950): Klub Rakyat Bangkit
Di era ini, Corinthians memenangkan beberapa Campeonato Paulista, membangun reputasi sebagai klub kota São Paulo yang mewakili kaum buruh dan rakyat kecil. Pada tahun 1950-an, bintang-bintang seperti Cláudio, Luizinho, dan Baltazar membawa kejayaan besar bagi klub.
Era 1970-an – 1980-an: Revolusi dan Demokrasi Corinthiana
Salah satu momen paling penting dalam sejarah klub dan sejarah sepak bola dunia terjadi pada awal 1980-an dengan gerakan Democracia Corinthiana.
Dipimpin oleh:
Gerakan ini memperjuangkan demokrasi di tubuh klub: semua keputusan besar dipilih melalui voting, termasuk transfer pemain dan kebijakan internal.
Democracia Corinthiana menjadi simbol perlawanan terhadap rezim militer Brasil dan dihormati di seluruh dunia sebagai contoh perjuangan sosial melalui sepak bola.
Akhir 1990-an – 2000-an: Era Kejayaan Besar
Corinthians mulai menjadi kekuatan dominan di liga nasional.
Prestasi penting:
-
Campeonato Brasileiro 1998, 1999, 2005
-
Copa do Brasil 1995, 2002
-
FIFA Club World Cup 2000 (yang pertama dalam sejarah kompetisi)
Pemain penting era ini:
Era Modern (2010–Sekarang): Dominasi Hebat dan Kejayaan Internasional
Libertadores 2012: Gelar yang Ditunggu-Tunggu
Selama bertahun-tahun, Corinthians dianggap “kutukan” karena belum pernah menjuarai Copa Libertadores. Namun di tahun 2012, di bawah pelatih Tite, kutukan itu pecah.
Dengan skuad yang solid:
Corinthians menjadi juara tanpa kalah satu pun, sebuah pencapaian luar biasa.
FIFA Club World Cup 2012: Menaklukkan Chelsea
Corinthians kembali menjadi juara dunia, setelah mengalahkan Chelsea 1-0 lewat gol Paolo Guerrero.
Pertandingan ini menunjukkan besarnya mentalitas Corinthians. Stadion di Jepang dipenuhi ribuan suporter Fiel Torcida, menjadikan atmosfer seperti bermain di São Paulo.
Gelar Nasional Modern
Corinthians melanjutkan dominasinya:
Era pelatih Tite dan Fábio Carille menjadi periode yang menunjukkan betapa kuatnya organisasi tim dan struktur taktis Corinthians.
Stadion Neo Química Arena
Diresmikan pada 2014 untuk Piala Dunia FIFA, stadion ini menjadi salah satu yang paling modern di Amerika Selatan. Selain pertandingan Corinthians, stadion ini juga menjadi tempat pembukaan Piala Dunia 2014.
Atmosfer di sini sangat menggetarkan, terutama saat suporter menyanyikan “Hino do Corinthians” sebelum kick-off.
Gaya Bermain dan Filosofi
Corinthians dikenal dengan:
-
gaya bermain disiplin
-
pertahanan solid
-
tekanan tinggi
-
transisi cepat
Klub ini selalu mengutamakan kerja keras dan kolektivitas—cerminan identitas rakyat yang menjadi dasar klub.
Legendaris Corinthians
Beberapa legenda terbesar dalam sejarah klub:
Rivalitas Utama
1. Derby Paulista: Corinthians vs Palmeiras
Salah satu derby paling keras, panas, dan bersejarah di dunia.
2. Majestoso: Corinthians vs São Paulo
Duel penuh gengsi antara dua raksasa São Paulo.
3. Derby Alvinegro: Corinthians vs Santos
Pertemuan dua klub hitam putih yang sama-sama penuh tradisi.
Prestasi Utama Corinthians
Internasional
-
FIFA Club World Cup: 2
-
Copa Libertadores: 1
-
Recopa Sudamericana: 1
Nasional
Corinthians adalah salah satu klub dengan jumlah gelar nasional terbanyak.
Kesimpulan
.png)
.jpg)

Komentar
Posting Komentar