Henry Sidgwick



Henry Sidgwick (/ˈsɪdʒwɪk/; 31 Mei 1838 – 28 Agustus 1900) adalah filsuf dan ekonom utilitarian Inggris. Dia adalah Knightbridge Professor of Philosophy di Universitas Cambridge dari tahun 1883 hingga kematiannya, dan terkenal dalam bidang filsafat karena risalah utilitariannya Metode Etika. Sidgwick adalah salah satu pendiri dan presiden pertama Society for Psychical Research dan anggota Metaphysical Society, ia mempromosikan pendidikan bagi perempuan. Karyanya di bidang ekonomi juga memiliki pengaruh yang abadi.

Pada 1875, Sidgwick turut berpartisipasi mendirikan Newnham College, sebuah kolese khusus wanita di Universitas Cambridge, yang merupakan kolese wanita kedua setelah Girton College. Pendiri Newnham College adalah Millicent Garrett Fawcett, seorang suffragist.

 Sidgwick lahir di Skipton, Yorkshire, dan belajar di Rugby School dan Trinity College, Cambridge
. Dia adalah seorang tokoh penting dalam pengembangan teori etika utilitarian dan mengarang buku berjudul "The Methods of Ethics" yang diterbitkan pada tahun 1874.

Sidgwick mengajar di Cambridge dan menjadi Profesor Knightbridge di bidang filsafat moral dari tahun 1883 hingga kematian. Dia juga adalah salah satu pendiri Newnham College, sebuah institusi pendidikan tinggi untuk wanita di Cambridge. Sidgwick juga aktif dalam mendukung pendidikan tinggi bagi wanita dan menjadi presiden pertama dari Society for Psychical Research, sebuah organisasi yang mempelajari fenomena psikis.

Dalam filsafat, Sidgwick mengembangkan konsep "universalistic hedonism" yang mencoba mengintegrasikan kebahagiaan diri sendiri dan orang lain dalam pengambilan keputusan moral. Dia juga mengusulkan tiga pendekatan utama dalam etika: egoisme, utilitarianisme, dan intuisi. Sidgwick percaya bahwa utilitarianisme adalah pandangan yang paling rasional untuk mengarahkan tindakan moral.

Selain dari teori etika, Sidgwick juga menulis tentang ekonomi politik dan ilmu politik, termasuk buku "Principles of Political Economy" (1883) dan "The Elements of Politics" (1891). Dia juga terkenal sebagai seorang reformis sosial yang mendukung sekularisasi pendidikan dan bantuan kepada fakir miskin.

Henry Sidgwick meninggal di Cambridge pada tahun 1900, tetapi warisan intelektualnya terus mempengaruhi filsafat dan etika hingga hari ini.


GALERI




Komentar

Postingan Populer