Kambing



Kambing ternak (Capra aegagrus hircus) merupakan salah satu   subspesies yang dipelihara atau dijinakkan dari kambing liar Asia Barat Daya dan Eropa Timur. Kambing merupakan anggota dari keluarga Bovidae dan bersaudara dengan biri-biri karena keduanya tergolong dalam sub famili Caprinae. Terdapat lebih 300 jenis kambing yang berbeda-beda. Kambing adalah salah satu di antara spesies yang paling lama diternakkan, yaitu untuk susu, daging, bulu, dan kulit di seluruh dunia. Pada tahun 2011, populasi kambing yang hidup di seluruh dunia mencapai 924 juta menurut Organisasi Pangan dan Pertanian Perserikatan Bangsa-Bangsa.

Seekor kambing jantan dewasa.

Kambing merupakan binatang memamah biak yang berukuran sedang. Kambing ternak (Capra aegagrus hircus) adalah subspesies kambing liar yang secara alami tersebar di Asia Barat Daya (daerah "Bulan sabit yang subur" dan Turki) dan Eropa. Kambing liar jantan maupun betina memiliki tanduk sepasang, namun tanduk pada kambing jantan lebih besar. Umumnya, kambing mempunyai janggut, dahi cembung, ekor agak ke atas, dan kebanyakan berambut lurus dan kasar. Panjang tubuh kambing liar, tidak termasuk ekor, adalah 1,3 meter - 1,4 meter, sedangkan ekornya 12 sentimeter - 15 sentimeter. Bobot kambing betina 50 kilogram - 55 kilogram, sedangkan yang jantan bisa mencapai 120 kilogram. Kambing liar tersebar dari Spanyol ke arah timur sampai India, dan dari India ke utara sampai Mongolia dan Siberia. Habitat yang disukainya adalah daerah pegunungan yang  berbatu-batu.

Kambing sudah dibudidayakan manusia kira-kira 8000 hingga 9000 tahun yang lalu. Biasanya, kambing hidup berkelompok 5 sampai 20 ekor. Dalam pengembaraannnya mencari makanan, kelompok kambing ini dipimpin oleh kambing betina yang paling tua. Sementara kambing-kambing jantan berperan menjaga keamanan kawanan. Waktu aktif mencari makannya siang maupun malam hari. Makanan utamanya adalah rumput-rumputan dan dedaunan.


Kambing adalah hewan ternak yang termasuk dalam genus Capra. Mereka ditemukan hampir di seluruh dunia dan sangat adaptif terhadap berbagai lingkungan. Kambing pertama kali didomestikasi sekitar 10.000 tahun yang lalu di daerah Timur Tengah, dan sejak itu mereka telah menyebar ke berbagai belahan dunia.

Karakteristik Fisik

Kambing memiliki berbagai warna, ukuran, dan bentuk tergantung pada ras mereka. Umumnya, mereka memiliki tubuh yang ramping dengan tanduk yang melengkung ke belakang. Bulu kambing bisa berwarna putih, hitam, cokelat, atau kombinasi dari warna-warna tersebut. Kambing jantan biasanya memiliki janggut, sementara kambing betina biasanya tidak. Mereka memiliki empat lambung yang memungkinkan mereka untuk mencerna berbagai jenis makanan dengan efisien.

Perilaku dan Kebiasaan

Kambing adalah hewan yang sangat sosial dan biasanya hidup dalam kelompok. Mereka dikenal sebagai pemanjat yang sangat baik dan sering ditemukan di daerah pegunungan. Kambing juga memiliki sifat penasaran dan sering mengeksplorasi lingkungan mereka dengan mengunyah berbagai objek. Mereka adalah hewan yang cerdas dan dapat belajar dari pengalaman mereka.

Reproduksi dan Siklus Hidup

Kambing betina biasanya melahirkan satu hingga tiga anak dalam satu kelahiran setelah masa kehamilan sekitar lima bulan. Anak kambing yang baru lahir disebut kid dan biasanya bisa berdiri dan berjalan dalam beberapa jam setelah kelahiran. Kambing dewasa mencapai kematangan seksual pada usia sekitar 6-8 bulan, meskipun beberapa ras bisa mencapai kematangan lebih cepat atau lebih lambat.

Manfaat Ekonomi dan Budaya

Kambing memiliki banyak manfaat ekonomi dan budaya bagi manusia. Berikut beberapa di antaranya:

  1. Sumber Makanan: Daging kambing adalah sumber protein yang populer di banyak negara. Susu kambing juga dikonsumsi dan diolah menjadi berbagai produk susu seperti keju dan yogurt.

  2. Wol dan Kulit: Beberapa ras kambing, seperti kambing Angora, menghasilkan wol yang digunakan untuk membuat kain. Kulit kambing juga digunakan untuk membuat barang-barang kulit.

  3. Pembersih Lahan: Kambing digunakan untuk membersihkan lahan dari tumbuhan yang tidak diinginkan karena mereka memiliki kemampuan untuk mengunyah berbagai jenis vegetasi.

  4. Simbol Budaya: Kambing juga memiliki tempat penting dalam berbagai budaya dan agama di seluruh dunia. Mereka sering muncul dalam mitologi dan cerita rakyat sebagai simbol kekuatan dan keberanian.

Konservasi dan Kesejahteraan

Meskipun kambing adalah hewan yang sangat adaptif, beberapa ras kambing terancam punah karena perubahan lingkungan dan hilangnya habitat. Oleh karena itu, usaha konservasi penting untuk melindungi keragaman genetik dan keberlanjutan populasi kambing. Selain itu, kesejahteraan kambing dalam peternakan juga menjadi perhatian penting, dengan penekanan pada perlakuan yang manusiawi dan kondisi hidup yang layak.

Kesimpulan

Kambing adalah hewan yang luar biasa dengan berbagai manfaat bagi manusia dan ekosistem. Mereka telah menjadi bagian integral dari kehidupan manusia selama ribuan tahun dan terus memberikan kontribusi yang signifikan dalam berbagai aspek. Dengan memahami lebih dalam tentang kehidupan dan manfaat kambing, kita dapat menghargai peran mereka dan berusaha untuk melestarikan populasi mereka di masa depan.


   GALERI 




 

Komentar

Postingan Populer