Burrhus F. Skinner
Burrhus Frederic Skinner: Bapak Psikologi Behaviorisme
Kehidupan dan Latar Belakang
Setelah menyelesaikan pendidikan dasarnya, Skinner melanjutkan studi di Universitas Hamilton, di mana ia meraih gelar sarjana dalam bidang sastra Inggris pada tahun 1926. Awalnya, Skinner bercita-cita menjadi seorang penulis, tetapi setelah menghadapi beberapa kesulitan dalam karir menulisnya, ia memutuskan untuk beralih ke psikologi.
Karir dan Kontribusi dalam Psikologi
Kondisioning Operan
Salah satu kontribusi terbesar Skinner adalah teori kondisioning operan, yang menjelaskan bagaimana perilaku diperkuat atau dilemahkan oleh konsekuensinya. Dalam kondisioning operan, ada tiga komponen utama:
Penguatan (Reinforcement): Memberikan stimulus yang meningkatkan kemungkinan terulangnya perilaku tertentu.
Penghukuman (Punishment): Memberikan stimulus yang mengurangi kemungkinan terulangnya perilaku tertentu.
Penghapusan (Extinction): Menghilangkan penguatan yang sebelumnya mendukung perilaku, sehingga perilaku tersebut berangsur-angsur menghilang.
Skinner mengklasifikasikan penguatan menjadi dua jenis:
Penguatan Positif: Menambahkan stimulus positif setelah perilaku yang diinginkan dilakukan, misalnya memberikan hadiah kepada anak yang berhasil menyelesaikan tugasnya.
Penguatan Negatif: Menghilangkan stimulus negatif setelah perilaku yang diinginkan dilakukan, misalnya membebaskan seorang pelajar dari tugas rumah tangga setelah ia mendapatkan nilai baik.
Prinsip Penguatan
Skinner juga mengembangkan konsep "jadwal penguatan" untuk menggambarkan berbagai cara pemberian penguatan. Beberapa jadwal penguatan yang terkenal adalah:
Jadwal Tetap (Fixed Ratio): Penguatan diberikan setelah sejumlah respon tertentu, misalnya setelah setiap lima kali respon.
Jadwal Interval Tetap (Fixed Interval): Penguatan diberikan setelah interval waktu yang tetap, misalnya setiap sepuluh menit.
Jadwal Rasio Variabel (Variable Ratio): Penguatan diberikan setelah sejumlah respon yang tidak tetap, misalnya setelah rata-rata tiga kali respon.
Jadwal Interval Variabel (Variable Interval): Penguatan diberikan setelah interval waktu yang tidak tetap, misalnya rata-rata setiap lima menit.
Aplikasi dan Warisan
Konsep-konsep yang dikembangkan oleh Skinner memiliki aplikasi luas dalam berbagai bidang. Dalam pendidikan, teori penguatan digunakan untuk meningkatkan efektivitas pembelajaran melalui pemberian reward dan feedback yang tepat. Dalam psikoterapi, prinsip kondisioning operan diterapkan untuk mengubah perilaku maladaptif pada individu.
Skinner juga mempengaruhi dunia teknologi dan sains dengan gagasannya tentang "mesin pembelajaran" dan "programmed instruction." Ia meramalkan peran teknologi dalam pendidikan jauh sebelum era digitalisasi.
Kritik dan Kontroversi
Meskipun banyak diakui, teori-teori Skinner juga menuai kritik. Beberapa kritikus berpendapat bahwa behaviorisme terlalu reduksionis karena mengabaikan aspek kognitif dan emosional dalam memahami perilaku manusia. Selain itu, eksperimen yang dilakukan Skinner pada hewan sering kali dipertanyakan etisnya.
Namun, pengaruh Skinner tetap kuat dalam psikologi kontemporer, dan banyak prinsip yang ia kembangkan terus digunakan dan dikembangkan lebih lanjut oleh para peneliti dan praktisi.
GALERI
.jpg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)

Komentar
Posting Komentar