Emil Kraepelin
Kehidupan Awal dan Pendidikan
Kraepelin memulai studi medisnya pada tahun 1874 di Universitas Leipzig dan menyelesaikannya di Universitas Würzburg pada tahun 1878. Di Leipzig, ia belajar neuropatologi di bawah bimbingan Paul Flechsig dan psikologi eksperimental dengan Wilhelm Wundt. Kraepelin menjadi murid setia Wundt dan memiliki minat seumur hidup dalam psikologi eksperimental berdasarkan teori-teori Wundt.
Karier dan Kontribusi
Setelah menyelesaikan studinya, Kraepelin bekerja dengan beberapa ilmuwan terkemuka, termasuk Bernhard von Gudden di Universitas Munich. Pada tahun 1882, ia kembali ke Leipzig dan bekerja di laboratorium penelitian psikologi Wilhelm Wundt sebelum pindah ke Dorpat (sekarang Tartu, Estonia) sebagai profesor tamu dari tahun 1885 hingga 1891. Selanjutnya, Kraepelin bekerja sebagai profesor di Universitas Heidelberg selama lebih dari satu dekade sebelum mendirikan Departemen Psikiatri di Universitas Munich pada tahun 1903. Ia juga mendirikan Institut Penelitian Psikiatri Jerman pada tahun 1917.
Klasifikasi Gangguan Mental
Salah satu kontribusi terbesar Kraepelin adalah pengembangan sistem klasifikasi gangguan mental yang mempengaruhi klasifikasi selanjutnya. Dalam bukunya "Compendium der Psychiatrie" yang diterbitkan pada tahun 1883, Kraepelin pertama kali memperkenalkan nosologi atau klasifikasi gangguan. Ia membagi gangguan mental menjadi gangguan eksogen, yang disebabkan oleh kondisi eksternal dan dapat diobati, dan gangguan endogen, yang disebabkan oleh faktor biologis seperti kerusakan otak organik, disfungsi metabolik, atau faktor keturunan dan dianggap tidak dapat disembuhkan.
Pada edisi keenam bukunya yang diterbitkan pada tahun 1899, Kraepelin pertama kali membedakan antara psikosis manik-depresif dan demensia praecox, yang sekarang dikenal sebagai skizofrenia. Ia percaya bahwa gangguan manik-depresif dan melankolia (depresi) adalah gangguan eksogen yang dapat diobati, sementara demensia praecox termasuk dalam gangguan endogen yang tidak dapat disembuhkan. Kraepelin mengaitkan demensia praecox dengan perubahan organik di otak dan mengidentifikasi setidaknya tiga varietas klinis dari penyakit ini: katatonia, yang ditandai dengan gangguan aktivitas motorik; hebephrenia, yang ditandai dengan reaksi emosional dan perilaku yang tidak sesuai; dan paranoia, yang ditandai dengan delusi kebesaran dan penganiayaan.
Pengaruh dan Warisan
Emil Kraepelin adalah tokoh yang sangat berpengaruh dalam bidang psikiatri. Teorinya tentang asal-usul biologis dan genetik dari penyakit psikiatri mendominasi psikiatri pada awal abad ke-20 dan menikmati kebangkitan pada akhir abad tersebut. Meskipun ia tidak selalu mendapatkan pengakuan yang layak atas karyanya, warisannya tetap hidup melalui sistem klasifikasi gangguan mental yang ia kembangkan dan pengaruhnya terhadap penelitian psikiatri selanjutnya.
.jpg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)

Komentar
Posting Komentar