Jean Piaget
Piaget memulai karir akademisnya dengan minat awal pada biologi. Setelah lulus dari Universitas Neuchâtel pada tahun 1918, Piaget tertarik pada epistemologi—studi tentang pengetahuan. Ketertarikannya pada cara anak-anak berpikir dan belajar dimulai ketika dia bekerja di laboratorium psikologi Alfred Binet di Paris. Di sana, Piaget mengamati anak-anak dalam proses pengujian kecerdasan dan mulai mengembangkan teori-teorinya tentang perkembangan kognitif.
Tahapan Perkembangan Kognitif Piaget
Piaget mengusulkan bahwa perkembangan kognitif anak-anak berlangsung melalui serangkaian tahapan yang berbeda dan berkaitan. Berikut adalah empat tahapan utama dalam teori perkembangan kognitif Piaget:
Tahap Sensorimotor (0-2 tahun):
Pada tahap ini, bayi dan balita belajar tentang dunia melalui indera mereka dan tindakan fisik. Mereka mulai memahami bahwa objek terus ada meskipun tidak terlihat (permanensi objek).
Tahap Praoperasional (2-7 tahun):
Anak-anak pada tahap ini mulai menggunakan simbol untuk mewakili objek dan kejadian. Namun, pemikiran mereka masih sangat egosentris, yang berarti mereka mengalami kesulitan untuk memahami perspektif orang lain.
Tahap Operasional Konkret (7-11 tahun):
Pada tahap ini, anak-anak mulai memikirkan hal-hal secara logis dan konkret. Mereka dapat memahami konsep konservasi (bahwa kuantitas benda tetap sama meskipun bentuknya berubah) dan dapat mengklasifikasikan objek ke dalam kategori.
Tahap Operasional Formal (11 tahun ke atas):
Remaja dan dewasa muda mulai berpikir secara abstrak dan hipotetis. Mereka dapat merencanakan untuk masa depan dan memikirkan situasi hipotetis, serta mengembangkan pemikiran deduktif.
Konsep-Konsep Utama dalam Teori Piaget
Beberapa konsep penting dalam teori perkembangan kognitif Piaget meliputi:
Skema: Struktur mental atau kerangka kerja yang digunakan oleh individu untuk memahami dan menanggapi pengalaman.
Asimilasi: Proses di mana individu mengintegrasikan informasi baru ke dalam skema yang sudah ada.
Akomodasi: Proses di mana individu mengubah skema yang ada untuk menyesuaikan dengan informasi baru.
Ekuilibrasi: Proses di mana individu mencapai keseimbangan antara asimilasi dan akomodasi untuk menciptakan pemahaman yang stabil tentang dunia.
Pengaruh dan Warisan Piaget
Piaget percaya bahwa anak-anak bukanlah versi miniatur dari orang dewasa, melainkan makhluk yang berpikir dengan cara yang unik dan berbeda. Pandangannya tentang pentingnya bermain dan eksplorasi dalam pembelajaran anak juga telah mengubah pendekatan dalam pendidikan awal anak.
.jpg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)

Komentar
Posting Komentar