Max Wertheimer


Max Wertheimer adalah seorang psikolog kelahiran Praha yang dikenal sebagai salah satu pendiri psikologi Gestalt. Lahir pada 15 April 1880, Wertheimer menghabiskan masa hidupnya dalam menjelajahi bagaimana manusia memahami dan menginterpretasi informasi yang kompleks.

Awal Kehidupan dan Pendidikan

Max Wertheimer lahir dari keluarga Yahudi di Praha, yang saat itu bagian dari Austria-Hungaria. Ia menunjukkan minat yang mendalam dalam bidang filsafat dan psikologi sejak usia muda. Setelah menyelesaikan pendidikannya di Praha, Wertheimer melanjutkan studi ke berbagai universitas di Jerman, termasuk Universitas Berlin, Universitas Würzburg, dan Universitas Frankfurt.

Teori Gestalt

Wertheimer paling terkenal karena pengembangan teori Gestalt, yang pada intinya mengatakan bahwa "keseluruhan lebih dari sekadar jumlah bagiannya". Artinya, pikiran manusia cenderung untuk memandang keseluruhan gambar atau pola, bukan sekadar elemen-elemennya yang terpisah. Prinsip-prinsip Gestalt ini sangat berpengaruh dalam bidang persepsi visual dan psikologi kognitif.

Beberapa prinsip utama dalam teori Gestalt antara lain:

  1. Prinsip Kesamaan (Similarity): Elemen-elemen yang serupa cenderung dipersepsikan sebagai satu kelompok.

  2. Prinsip Kedekatan (Proximity): Elemen-elemen yang berdekatan secara fisik cenderung dilihat sebagai bagian dari satu kelompok.

  3. Prinsip Penutupan (Closure): Pikiran manusia cenderung untuk melihat bentuk yang utuh meskipun ada bagian yang hilang.

  4. Prinsip Kontinuitas (Continuity): Elemen-elemen yang disusun dalam sebuah garis atau pola cenderung dipersepsikan sebagai satu kesatuan.

Pengaruh dan Penerapan

Wertheimer bersama dengan rekan-rekannya, seperti Kurt Koffka dan Wolfgang Köhler, mendirikan apa yang dikenal sebagai "Sekolah Berlin" dari psikologi Gestalt. Teori dan penelitian mereka tidak hanya berdampak besar pada psikologi, tetapi juga pada bidang-bidang lain seperti seni, desain, dan pendidikan.

Gestalt telah menjadi fondasi dalam memahami bagaimana manusia menginterpretasi informasi visual dan memecahkan masalah. Prinsip-prinsip ini banyak digunakan dalam desain grafis, arsitektur, dan bahkan dalam antarmuka pengguna digital saat ini.

Kehidupan dan Warisan

Wertheimer pindah ke Amerika Serikat pada tahun 1933 setelah naiknya rezim Nazi di Jerman. Di sana, ia mengajar di berbagai universitas dan melanjutkan penelitiannya. Buku terpentingnya, Productive Thinking, diterbitkan setelah kematiannya pada tahun 1943.

Max Wertheimer meninggalkan warisan yang sangat penting dalam psikologi modern. Teori-teorinya tentang persepsi dan kognisi masih digunakan dan dihormati hingga saat ini. Karyanya membantu kita memahami cara manusia memproses informasi dan memberi wawasan tentang cara berpikir kreatif dan pemecahan masalah.

Wertheimer adalah contoh klasik dari seorang ilmuwan yang pekerjaannya melintasi batas-batas disiplin ilmu, memberikan kontribusi yang abadi dan sangat berharga bagi pemahaman kita tentang pikiran manusia.


GALERI






Komentar

Postingan Populer