PHO vietnam






Pho adalah salah satu hidangan paling ikonik dari Vietnam, yang telah menjadi simbol budaya dan kuliner negara tersebut. Hidangan ini berupa sup mie yang terdiri dari kaldu, mie beras (bánh phở), rempah-rempah, dan daging—biasanya sapi (phở bò) atau ayam (phở gà). Pho tidak hanya populer di Vietnam, tetapi juga telah mendapatkan pengakuan global sebagai salah satu makanan terbaik di dunia.

Sejarah Pho

Pho pertama kali muncul di Vietnam utara pada awal abad ke-20, khususnya di kota Nam Định. Hidangan ini diyakini sebagai hasil pengaruh kuliner dari Cina dan Prancis. Dari Cina, pho mendapatkan inspirasi penggunaan mie beras dan rempah-rempah, sementara dari Prancis, hidangan ini dipengaruhi oleh teknik memasak kaldu sapi yang mirip dengan pot-au-feu, sebuah hidangan Prancis.

Pada masa kolonial Prancis, konsumsi daging sapi meningkat di Vietnam, yang sebelumnya lebih banyak menggunakan kerbau untuk pertanian. Tulang sapi yang tersisa digunakan untuk membuat kaldu, yang menjadi dasar dari pho. Setelah Perang Vietnam, para pengungsi Vietnam membawa pho ke berbagai negara, sehingga hidangan ini menjadi terkenal di seluruh dunia.

Variasi Pho

Pho memiliki dua gaya utama yang berbeda: gaya Hanoi (utara) dan gaya Saigon (selatan). Gaya Hanoi cenderung lebih sederhana, dengan kaldu yang jernih dan rasa yang ringan. Sementara itu, gaya Saigon lebih kaya dengan tambahan rempah-rempah, saus, dan bumbu yang lebih kompleks. Perbedaan ini mencerminkan budaya kuliner yang beragam di Vietnam.

Selain itu, pho juga memiliki variasi berdasarkan jenis daging yang digunakan. Phở bò menggunakan daging sapi, sementara phở gà menggunakan ayam. Ada juga pho vegetarian yang menggunakan kaldu sayuran sebagai alternatif.

Cara Membuat Pho

Membuat pho membutuhkan kesabaran dan perhatian terhadap detail. Kaldu adalah elemen paling penting dalam hidangan ini, yang biasanya dibuat dengan merebus tulang sapi atau ayam bersama dengan rempah-rempah seperti kayu manis, cengkeh, adas bintang, jahe, dan bawang merah. Proses ini bisa memakan waktu berjam-jam untuk menghasilkan kaldu yang kaya dan beraroma.

Mie beras dimasak secara terpisah dan disajikan dengan irisan daging yang tipis, yang sering kali ditambahkan mentah ke dalam mangkuk sebelum dituangi kaldu panas. Hidangan ini biasanya dilengkapi dengan tauge, daun basil, irisan cabai, dan perasan jeruk nipis.

Pho dalam Budaya Vietnam

Pho bukan hanya makanan, tetapi juga bagian penting dari budaya Vietnam. Hidangan ini sering disajikan sebagai sarapan, tetapi juga dapat dinikmati kapan saja sepanjang hari. Di Vietnam, pho dapat ditemukan di rumah makan kecil di pinggir jalan hingga restoran mewah. Hidangan ini juga menjadi simbol keramahan dan kehangatan keluarga.

Pada tahun 2017, pemerintah Vietnam menetapkan tanggal 12 Desember sebagai "Hari Pho" untuk merayakan hidangan nasional ini. Pho telah menjadi kebanggaan bangsa dan salah satu cara untuk memperkenalkan budaya Vietnam kepada dunia.

Popularitas Global

Pho telah menjadi salah satu hidangan Asia yang paling dikenal di dunia. Restoran pho dapat ditemukan di berbagai negara, dari Amerika Serikat hingga Australia. Hidangan ini tidak hanya disukai karena rasanya yang lezat, tetapi juga karena dianggap sehat dan bergizi.

Pho adalah bukti bagaimana makanan dapat menjadi jembatan budaya, menghubungkan orang-orang dari berbagai latar belakang melalui rasa dan tradisi. Dengan sejarah yang kaya dan rasa yang unik, pho terus menjadi salah satu hidangan yang paling dicintai di dunia.


GALERI





Komentar

Postingan Populer