Rene Descartes
Kehidupan Awal dan Pendidikan
Descartes berasal dari keluarga bangsawan kecil. Ia menerima pendidikan awalnya di Collège Royal Henry-Le-Grand, sebuah sekolah Jesuit yang terkenal. Di sana, ia belajar filsafat, matematika, dan ilmu pengetahuan. Setelah menyelesaikan pendidikannya, Descartes melanjutkan studi hukum di Universitas Poitiers, tetapi minatnya terhadap filsafat dan matematika tetap menjadi fokus utama.
Pada awal 1620-an, Descartes memulai perjalanan panjang ke berbagai negara Eropa, termasuk Belanda, Jerman, dan Italia. Perjalanan ini memberinya kesempatan untuk mengembangkan ide-idenya dan berinteraksi dengan para ilmuwan terkemuka.
Kontribusi dalam Filsafat
Descartes juga mengembangkan teori dualisme, yang membedakan antara pikiran (res cogitans) dan tubuh (res extensa). Teori ini menjadi dasar bagi banyak diskusi filosofis tentang hubungan antara pikiran dan materi.
Kontribusi dalam Matematika
Descartes juga memberikan kontribusi penting dalam teori bilangan dan kalkulus, meskipun sebagian besar karyanya dalam bidang ini dikembangkan lebih lanjut oleh matematikawan lain.
Kontribusi dalam Ilmu Pengetahuan
Descartes adalah salah satu tokoh utama dalam Revolusi Ilmiah. Ia mengembangkan teori tentang gerak dan mekanika, yang menjadi dasar bagi fisika modern. Dalam karyanya Principles of Philosophy, ia mencoba menjelaskan fenomena alam melalui prinsip-prinsip mekanis.
Descartes juga membuat kontribusi dalam optik, termasuk penemuan hukum pembiasan cahaya. Ia percaya bahwa alam semesta dapat dijelaskan melalui hukum-hukum matematika, sebuah pandangan yang menjadi dasar bagi ilmu pengetahuan modern.
Akhir Hidup dan Warisan
Warisan Descartes tetap hidup hingga saat ini. Pemikirannya telah membentuk dasar bagi filsafat, matematika, dan ilmu pengetahuan modern. Ia adalah simbol dari kekuatan pemikiran rasional dan dedikasi terhadap pencarian kebenaran.
GALERI



.jpg)
.jpg)

Komentar
Posting Komentar