Srinivasa Ramanujan
Kehidupan Awal
Meskipun ia mendapatkan beasiswa untuk belajar di perguruan tinggi, Ramanujan kehilangan beasiswa tersebut karena ia mengabaikan mata pelajaran lain demi fokus pada matematika. Akibatnya, ia hidup dalam kemiskinan dan terus bekerja secara mandiri dalam matematika.
Perjalanan ke Cambridge
Selama di Cambridge, Ramanujan menghasilkan banyak teorema baru yang revolusioner. Hardy pernah mengatakan bahwa beberapa hasil Ramanujan "mengalahkan saya sepenuhnya; saya belum pernah melihat sesuatu yang seperti itu sebelumnya." Ramanujan juga menjadi anggota termuda dari Royal Society pada tahun 1918 dan anggota pertama dari Trinity College yang berasal dari India.
Kontribusi Matematika
Ramanujan menghasilkan hampir 3.900 hasil matematika selama hidupnya, termasuk identitas dan persamaan yang sebagian besar benar. Beberapa kontribusi utamanya meliputi:
Fungsi Theta Ramanujan: Digunakan dalam teori bilangan dan analisis kompleks.
Fungsi Mock Theta: Membuka area penelitian baru dalam teori bilangan.
Formula Partisi: Menjelaskan cara membagi bilangan menjadi bagian-bagian yang lebih kecil.
Banyak dari hasilnya yang sangat orisinal dan tidak konvensional, sehingga membutuhkan waktu bertahun-tahun bagi matematikawan lain untuk memahaminya sepenuhnya.
Akhir Hidup
Ramanujan kembali ke India pada tahun 1919 karena kesehatannya yang memburuk. Ia meninggal pada usia 32 tahun pada 26 April 1920 di Kumbakonam, Tamil Nadu. Meskipun hidupnya singkat, warisannya dalam matematika tetap abadi.
Warisan
Srinivasa Ramanujan adalah bukti bahwa kejeniusan dapat muncul dari tempat yang paling tidak terduga. Dengan dedikasi dan semangatnya, ia menunjukkan bahwa matematika adalah bahasa universal yang dapat mengungkap keindahan dunia.
GALERI



.jpg)
.jpg)

Komentar
Posting Komentar