Deportivo Alavés
Deportivo Alavés: Klub Gigih dari Vitoria-Gasteiz yang Menjadi Sensasi Sepak Bola Spanyol
1. Sejarah Awal Deportivo Alavés
2. Perjuangan di Divisi Rendah
Selama beberapa dekade, Alavés lebih sering bermain di Segunda División dan Tercera División, jarang tampil di La Liga. Klub menghadapi berbagai kesulitan:
-
finansial terbatas
-
fasilitas minim
-
pergantian pemain yang tinggi
Namun, semangat komunitas membuat klub tetap hidup, bahkan ketika nyaris bangkrut di awal 1990-an.
3. Promosi ke La Liga dan Kebangkitan
Era kebangkitan dimulai pada 1997, ketika Alavés promosi ke La Liga setelah bertahun-tahun berada di divisi kedua. Tim ini mulai membangun reputasi sebagai klub underdog yang menakutkan bagi tim besar.
Sejak saat itu, Alavés menjadi tim papan tengah La Liga yang solid, terkenal karena disiplin pertahanan, semangat kolektif, dan kerja keras tanpa henti.
4. Puncak Kejayaan: Final Liga UEFA 2000–2001
Momen paling gemilang dalam sejarah Alavés terjadi pada Liga UEFA 2000–2001. Tim ini mengejutkan Eropa dengan mencapai final Liga UEFA setelah menyingkirkan tim-tim besar.
Sorotan Final UEFA
-
Gol kemenangan Liverpool terjadi melalui kesalahan dramatis (golden goal)
-
Meskipun kalah, Alavés dianggap sebagai “tim kejutan paling heroik di Eropa”
Pemain kunci saat itu:
Final ini membuat Alavés menjadi ikon underdog Eropa.
5. Filosofi Klub dan Identitas Basque
Alavés selalu menekankan nilai-nilai Basque:
-
kerja keras
-
loyalitas
-
mental baja
-
disiplin tinggi
-
semangat kolektif di atas individu
Mereka jarang membeli pemain bintang besar; sebaliknya, fokus pada pemain lokal atau talenta muda yang berpotensi.
6. Stadion Mendizorrotza: Benteng Alavés
Estadio Mendizorrotza adalah rumah Alavés, dibuka pada 1924 dan berkapasitas sekitar 19.500 penonton.
Ciri khas stadion:
-
dekat dengan pendukung, menciptakan atmosfer intim
-
penonton fanatik yang setia mendukung klub dalam situasi sulit
-
arena yang menjadi simbol kebanggaan Vitoria-Gasteiz
Mendizorrotza adalah salah satu stadion tua Spanyol yang masih digunakan dan dicintai pendukungnya.
7. Pemain-Pemain Legendaris Deportivo Alavés
Beberapa pemain yang berperan penting dalam sejarah klub:
Era Kejayaan Liga UEFA
Era Modern
Alavés dikenal karena mengubah pemain biasa menjadi bintang melalui filosofi kerja keras dan pengembangan pemain.
8. Rivalitas dan Identitas Regional
A. Rival Basque
-
Athletic Bilbao – rival tradisional
-
Real Sociedad – rival regional, terutama di era Segunda División
-
Rivalitas ini bersifat historis dan identitas wilayah
B. Rival Kota
-
Alavés tidak memiliki rival sekota besar karena Vitoria-Gasteiz adalah kota kecil, tetapi persaingan Basque tetap sengit.
9. Era Modern: Naik-Turun di La Liga
Sejak 2010-an, Alavés mengalami periode naik-turun:
-
Meskipun begitu, mereka dikenal menjadi klub yang sulit dikalahkan bagi tim besar
-
Filosofi klub tetap: kerja keras, pertahanan kompak, serangan terukur
Alavés tetap menjadi simbol semangat Basque dan klub underdog yang menantang raksasa.
10. Filosofi Akademi dan Pengembangan Pemain
Alavés juga fokus pada akademi dan pengembangan pemain muda, terutama pemain Basque. Akademi klub dikenal sebagai tempat lahirnya:
-
bek tangguh
-
gelandang pekerja keras
-
penyerang produktif
Hal ini memperkuat filosofi klub: lebih menekankan karakter dan mental daripada nama besar.
Kesimpulan
Mereka adalah klub underdog sejati: kecil secara finansial, tetapi besar secara semangat dan hati.
.png)
.jpg)

Komentar
Posting Komentar