Cider

Cider: Minuman Fermentasi Apel yang Tua, Segar, dan Terus Berkembang

Cider adalah minuman beralkohol yang dibuat dari fermentasi jus apel. Dengan rasa yang segar, asam-manis, dan karbonasi lembut, cider telah menjadi salah satu minuman tertua dan paling dicintai di dunia, terutama di Eropa dan Amerika Utara. Meskipun sering dianggap sebagai minuman ringan, cider menyimpan sejarah panjang, teknik produksi rumit, dan ragam rasa yang kaya.

Bagi banyak budaya, cider bukan sekadar minuman—tetapi warisan tradisional yang berumur ribuan tahun.


Asal-Usul dan Sejarah Cider

Minuman cider telah ada sejak lebih dari 2.000 tahun lalu. Bukti kuno menunjukkan bahwa bangsa Romawi dan Celt sudah membuat minuman dari apel fermentasi sejak abad pertama sebelum masehi.

Setelah Kekaisaran Romawi memperkenalkan teknik panen dan produksi apel ke Eropa Barat, cider berkembang pesat di wilayah yang memiliki iklim ideal untuk pohon apel, seperti:

  • Inggris

  • Prancis

  • Spanyol

  • Belgia

Pada abad ke-17, cider menjadi minuman populer di Inggris karena saat itu anggur sulit ditemukan dan bir mengalami kualitas buruk. Dari Eropa, cider dibawa oleh para pemukim ke Amerika Utara, menjadikannya minuman umum di New England pada abad ke-18 dan 19.

Kini, cider menikmati kebangkitan global melalui industri craft cider, mirip kebangkitan craft beer.


Bahan Utama dan Karakter Apel untuk Cider

Tidak semua apel cocok untuk cider. Cider berkualitas tinggi menggunakan campuran apel yang memiliki keseimbangan:

  • Tannin → memberi struktur & rasa kering

  • Acidity (Keasaman) → kesegaran

  • Sugar → bahan baku fermentasi

  • Aroma → kompleksitas rasa

Klasifikasi apel cider:

  1. Bittersweet – tinggi tannin, rendah asam

  2. Bittersharp – tinggi tannin & asam

  3. Sharp – asam tinggi, tannin rendah

  4. Sweet – tinggi gula, lembut

Biasanya, cider dibuat dengan menggabungkan beberapa jenis apel untuk hasil optimal.


Proses Pembuatan Cider

1. Panen Apel

Apel matang dipanen pada akhir musim panas hingga musim gugur.

2. Pencucian dan Penggilingan

Apel dicuci, dihancurkan hingga menjadi bubur (pomace), lalu diperas untuk mendapatkan jus.

3. Fermentasi

Ragi (alami atau tambahan) diubah menjadi alkohol. Proses ini berlangsung 1–3 bulan, tergantung jenis cider.

Fermentasi menghasilkan:

  • Alkohol 4–8%

  • Rasa buah yang tajam atau manis

  • Sedikit karbonasi alami

4. Penyimpanan

Cider dapat:

  • langsung dikemas untuk cider muda (fresh)

  • disimpan di tong kayu untuk menambah kompleksitas

  • melewati fermentasi kedua untuk carbonated cider

5. Pengemasan

Cider dapat berbentuk:

  • still (tanpa gas)

  • sparkling (berkarbonasi)

  • semi-sparkling


Jenis-Jenis Cider

1. Berdasarkan Rasa

a. Sweet Cider

Manis dan lebih mudah diminum. Cenderung ringan dan fruity.

b. Medium Cider

Keseimbangan manis dan kering.

c. Dry Cider

Gula sisa sangat sedikit → rasa lebih tajam, asam, elegan. Banyak disukai pecinta wine.


2. Berdasarkan Bahan Buah

a. Apple Cider

Yang paling umum, bahan utamanya apel.

b. Pear Cider / Perry

Dibuat dari buah pir. Rasa lembut dan lebih halus.

c. Fruit Cider

Cider apel atau pir yang dicampur buah lain:

  • Strawberry

  • Blueberry

  • Raspberry

  • Mango

  • Lime

  • Blackcurrant

Tren populer dalam industri modern.


3. Berdasarkan Metode Produksi

a. Traditional Cider

Menggunakan ragi liar, fermentasi natural → rasa earthy, funky.

b. Modern Cider

Menggunakan ragi khusus, penyaringan, dan karbonasi → bersih dan ringan.

c. Ice Cider

Dari jus apel beku untuk konsentrasi gula tinggi → manis dan kuat, khas Kanada.


Profil Rasa Cider

Tergantung jenis apel dan metode produksi, cider dapat memiliki catatan rasa seperti:

  • Apel segar

  • Pir

  • Citrus

  • Madu

  • Kayu ek

  • Rempah halus

  • Herbal

  • Wild yeast (funky, earthy)

Cider dari Prancis biasanya lebih funky dan rustic, sementara cider Inggris lebih tannic dan kering. Cider Amerika cenderung ringan dan fruity.


Cara Menikmati Cider

Cider adalah minuman versatile, bisa dinikmati:

  • Dingin dalam botol

  • Dalam gelas wine putih

  • Dengan es batu (versi manis)

  • Sebagai dasar koktail

Cider juga cocok dipasangkan dengan makanan seperti:

  • Keju cheddar

  • BBQ

  • Makanan pedas

  • Salad buah

  • Roti dan pastry


Cider di Berbagai Negara

1. Inggris

Salah satu produsen cider terbesar. Gaya Inggris terkenal:

  • Dry

  • Tannic

  • Sedikit cloudy

Wilayah Somerset dan Herefordshire adalah pusatnya.

2. Prancis

Dikenal dengan Cidre dari Brittany dan Normandy.
Ciri:

  • Manis natural

  • Beraroma rumit

  • Berkarbonasi halus

3. Spanyol

Disebut Sidra.

  • Rasa lebih asam

  • Banyak teknik penuangan unik dari ketinggian (escanciar)

4. Amerika Utara

Cider modern berkembang pesat dengan berbagai rasa inovatif.

5. Australia & Selandia Baru

Dikenal dengan cider fruity dan modern.


Perkembangan Cider di Era Modern

Tren minuman rendah alkohol dan buah mendorong cider kembali populer:

1. Craft Cider

Produsen kecil membuat cider premium dari apel lokal.

2. Fruit Cider

Inovasi rasa membuat cider digemari anak muda.

3. Gluten-Free Trend

Cider adalah alternatif bagi mereka yang tidak bisa minum bir.

4. Cider Artisanal

Teknik fermentasi liar dan minimalis menarik minat pecinta wine natural.


Kesimpulan

Cider adalah minuman beralkohol berbasis apel dengan sejarah panjang, cita rasa segar dan kompleks, serta ragam jenis yang sangat luas. Mulai dari gaya tradisional Inggris dan Prancis hingga cider modern yang fruity dan ringan, cider menawarkan pengalaman minum yang fleksibel—mudah dinikmati, cocok untuk banyak kesempatan, dan memiliki kontribusi besar terhadap budaya di banyak negara.

Di era modern, cider kembali bangkit sebagai minuman yang sehat, natural, dan inovatif dengan berbagai variasi rasa yang terus berkembang.

Komentar

Postingan Populer